Ketika sudah melewati peron, maka serangkaian ritual di stasiun akan segera di mulai. Berangkat dan datang, pergi dan kembali, menuju dan pulang. Garis yang terentang diantaranya akan menjadi sebuah negosiasi dari ‘masa lampau’ dan ‘masa mendatang’, sementara ‘saat ini’ menawarkan ‘waktu’ untuk menunggu dalam diam di sebuah gerbong kereta api yang berlari. Waktu itu akan menjadi sebuah kegiatan mengenang, meresapi bekas emosi ketika stasiun yang ditinggalkan menjadi sebuah memori. Dan akan menjadikan sebuah perenungan dan menduga-duga akan stasiun tujuan yang masih nisbi dan abstrak. Seperti itulah masa depan, bukan begitu ? Dua garis rel kereta api yang sejajar adalah representasi diam tentang pemikiran sebuah proses ke stasiun tujuan, meskipun dalam perjalananannya selalu berseberangan. Bahwa kadang tidak harus dalam satu garis yang sama, untuk sebuah tujuan akhir yang sama. Dan waktu selalu melaju lebih cepat dari apa yang mampu kita catat. Perlu sebuah keikhlasan ketika ditinggalkan atau meninggalkan. Karena jalur kereta api yang tetap itupun tidak bisa menjanjikan sebuah kepulangan. Kepulangan akan menjadi absolut seperti pujian yang sering aku dengar waktu kecil dulu usai azan maghrib, “Tumpakane kereto Jowo rodo papat rupo menungso” (kendaraannya kereta Jawa roda empat berwujud manusia). *hiyyy… :D* However.. live your life, my friend …
 | rel kereta apa ... sampai kapanpun tidak akan pernah ketemu ujungnya .. tapi saling melengkapi satu dan yang lain.. kalau tidak, niscaya gerbong keretanya tidak akan pernah bisa jalan.
*filosofi rel kereta ternyata bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata* |
 | kisah tentang kereta dan relnya memang tak kan pernah ada habisnya... |
 | live our life to the fullest |
 | *lagi mikir, ini dah sampe stasiun mana ya?* soalnya sabtu kemaren aku habis kesasar di stasiun antah berantah... |
 | maeea wrote on Apr 13, edited on Apr 13 jd ke bogor may?  jadi kiz...berangkat bareng temen2 kantor, tapi pulang sendiri krn nengokin adekku dulu... btw mana nih postingan kunjungan GG??? |
 | setujuuu... live your life... cause you only live once... |
 | pulang din pulang... jokja kangen tuh |
 | Kenapa Kodok Kalo Lewat Rel Kereta Api Lompat? |
 | jalur kereta Koetoardjo - Djokdjakarta pp |
 | iyo din, aku sing kangen.. puassss ?? |
 | siketek wrote on Apr 14, edited on Apr 14 Perlu sebuah keikhlasan ketika ditinggalkan atau meninggalkan.  setujuuuuu!!
|
 | You can't turn back the clock you can't turn back the tide Ain't that a shame I'd like to go back one time on a roller coaster ride When life was just a game (Queen) |
 | dalem sis postingannya...apalagi kalo inget..semua pasti pulang ... |
 | ahhh liveling...love it.
nice write...tfs :) |
 | naek kereta benar-benar bisa menikmati waktu. dari mulai menunggu sampai di seluruh adegan saat melintasi rel yang panjang.
Lantas, ada satu momen penting yang selalu saya rasakan indah, yaitu saat menyaksikan rentangan rel yang kosong. Saya selalu melihat kedua ujungnya, sambil melihat dimana saya berdiri. Indah sekali, terutama karena kedua ujung itu tidak pernah bisa diduga akan ditempuh berapa lama dari titik saya berdiri, juga karena kedua ujung itu tak pernah membuka rahasianya, meski akan segera saya tinggalkan atau datangi. |
Comment deleted at the request of the author.
 | tapi aku tetap akan berada di stasiun itu, menunggu sampai mati...
*in listening to 'Etalase' by Sore* |
 | Naik ekonomi AC ajah Din. Cuma 6000 perak kok. Bonus : bisa ketemu ama kang Obet, hihihihihi |
 | she took the last train out of my heart she took the last train, now i think i'll make a brand new start [Cinderella]
*panas denger rani bawain queen* |
 | tapi aku tetap akan berada di stasiun itu, menunggu sampai mati...
*in listening to 'Etalase' by Sore*  Semua kisah yang pernah lalui hidupku Semua cinta yang pernah Engkau rasakan, dalam kisahmu Pahit dan manismu, Lalui…
Semua teman yang engkau sayang dan tinggalkan Sengaja atau tidak, dirimu Pernah lalui, cerita yang haru Yang semua alami
Dan kita coba kenangi semua, Walau t’lah tiada Bagai etalase jendela…
Kau pernah kenal seorang yang sangat kau sayang Kau pernah kenal seorang Yang sangat kau benci, terasa perih Hingga otakmu, Meledak!
Semua sahabat yang pernah menghangatkan hidup Satu persatu, menghilang… Seiring waktu yang makin lama Kian menua
Tapi kita coba kenangi semua, Walau t’lah tiada Bagai etalase jendela…
*niat :D* |
 | di bawah ini lirik lagu 'These Are The Days Of Our Lives' dari Queen yang dikutip oleh Rani sebagian di atas tadi. sebagai pencinta Queen [sama dengan Rani], gw sangat menyukai lagu ini. liriknya begitu bagus. lagu ini diambil dari album 'Innuendo' [1991].
*mari Rani, kita nyanyikan lagu ini berdua*
These Are The Days Of Our Lives
Sometimes I get to feeling I was back in the old days, long ago When we were kids when we were young Things seemed so perfect, you know The days were endless we were crazy we were young The sun was always shining, we just lived for fun Sometimes it seems like lately, I just don't know The rest of my life's been just a show
Those were the days of our lives, the bad things in life were so few Those days are all gone now but one thing is true When I look and I find, I still love you You can't turn back the clock you can't turn back the tide... Ain't that a shame I'd like to go back one time on a roller coaster ride, when life was just a game No use in sitting and thinking on what you did When you can lay back and enjoy it through your kids Sometimes it seems like lately, I just don't know Better sit back and go with the flow
Because these are the days of our lives They've flown in the swiftness of time These days are all gone now but some things remain When I look and I find no change
Those were the days of our lives, yeah The bad things in life were so few Those days are all gone now but one thing's still true When I look and I find... I still love you
I still love you |
 | Jadi pengen naek Cirebon Express.. |
 | dalem yah.. dini.. tulisannya.. *bingung* |
 | mau cari beasiswa juga Din? wah, hebat!!! |
 | hihihi... menjaring angin yang semoga telah membeku :D |
 | nggak nyampe gw din...xixixixi ku tunggu di peron 9 3/4 aja yaaa...buruan!! |
 | kemaren "titik".... sekarang "garis"... besok apa lagi nih..? |
 | ...tidak akan diam, tapi akan berlari cepat, dan meninggalkan Din.... Ikhlas....
|
 | kalau rel nya satu gimana Din? |
 | lha... yang mono rail gimana?
|
 | mono rail belum nyampe purworejo hehehe... *blushing* |
 | masa sih Ikhlas perlu latihan? shodakoh... jalan terus... tapi latihan dulu Ikhlas nya? |
 | pasti ka kemal, ikhlas itu perlu latihan. Perkara sedekah jalan terus ya tanya balik ke hati nurani. ikhlas ngga ngasihnya ? hehe
|
 | siapa nama masinis kereta api itu din? =)) |
 | klo nama kereta apinya aku tau ka toni =)) |
 | beda lho din, nama kereta sama nama bis? *siul-siul* |
 | hahahaha... oh yang itu buat nama bis ding yahh *guling2* |
 | *kasih dini kucing garong* |
 | mauwwww... ka toni akyu kangen dehh.. *wink* |
 | *nyamar jadi kucing garong* Maaaooooo ga maoooooo |
 | moral of the story:
-naik kereta api tut tut tuuuuuuuuut ... siapa hendak turuuuuut ... - |
 | aku turuttttttt ... sampe stasiun depan :D |
 | ahh dini, ini duniawi sekali...yang harus kita sadari cuman kadang sering berat menerimanya. kuncinya ada di awal kereta kita berangkat, menentukan apakah cerita yang lewat akan tersambung ataukah tidak. tergantung bagaimana peran kita di stasiun awal..[kita ngamen apa jualan roko ya??]
|
 | ahh mas bem, memang sangat duniawi dan memang begitu yg sering terjadi. yg penting udah siap dengan peran dan selembar tiket nya eheheheh ... |
 | dalem banget din.......pasti kamu lagi kangen pulang neh... hehehehehe |
 | ngga, tapi kangen sama willy ... *ngabur sampe medan* |
 | *pandangan nanar ke arah penonton yang terkesima* |
 | Naik kereta api... tut tut tut.... Siapa hendak turut....
Masih memikirkan nasib rel, yang bersilang, berselisih, dan berpisah di stasiun. Lalu bersisian lagi, bersama lagi, seiring sejalan sampai stasiun berikutnya. Mereka bersahabat, tanpa pernah saling menyentuh. Bercengekarama dalam dingin.. ..(besi soalnya) |
 | Dinnnnn... semalam pas siaran lagu 'Africa' sudah diputar buat kamu ya! |
 | makasihh ka donni, you're so nice .. :D |
 | mbaak,,,,,kok kirim ini buatku toh...aku kan blm pingin matiii,,,hik hik medeniiiiiiii |
 | oraa... aku kirim kamu tiket biar pulang, aku kangen jeh ... :p |
 | hahaha ... *peluk2 tiang* |
|
|