Point of View

ReviewReviewReviewReviewWhat Dr. Jones Said About ScorpionsMay 24, '08 5:02 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Waktu itu sampai pada adegan Mutt ketakutan dikerubutin kalajengking gede-gede warna hitam, dan protes ke Dr Jones.
Sampai Dr Jones bilang, "Bagus, itu kalajengking besar, kalau kau disengat oleh kalajengking kecil barulah beritahukan ke yang lain"
Berarti intinya, sengatan kalajengking kecil lebih mematikan dibanding kalajengking besar. Nah, aku juga ngga langsung semena-mena percaya sama si Dr. Jones. Secara fosil dari kerajaan Maya aja bisa berubah jadi ufo dan piring terbang *halaahh*

It goes to scorpion's pages. Secara gamblang memang aku ga menemukan pernyataan seperti yg Dr. Jones bilang. Tapi dari informasi yang ada aku bisa simpulkan bahwa sengatan kalajengking yang gede biasanya hanya menimbulkan rasa sakit dan bengkak di lokal area. Kaya si item manis yang ada banyak di Asia ini termasuk kalajengking dengan ukuran besar yang tidak berbahaya. Bahkan di Thailand malah dibikin jadi makanan semacem roasted scorpions (Smokey BBQ Flavour). Yummyyy !!

Nah kalo sengatan yang mematikan itu punyanya si ganteng Death Stalker yang bule ini, dia ukurannya lebih kecil sekitar 10 cm total panjangnya, but very dangerous !! Mereka suka tinggal di daerah gurun seperti Afrika dan sebagian Asia. Spesies ini bisa lebih fatal akibatnya ketika menyengat anak-anak.
Photobucket

Tetapi sengatan yang bisa mengakibatkan kematian justru datang dari si tersangka ekor gemuk yang cantik dan flamboyan ini. Masih satu famili dengan Death Stalker cuma dia lebih kalem tapi ampun ganasnya. Dan sayangnya, jenis ini sering dijumpai dekat dengan lingkungan manusia, di tembok, atau lantai yang terbuat dari batu bata.
Photobucket

Dan ukuran dua spesies terakhir jauh lebih kecil dibanding yang pertama, jadi kuanggap saja Dr Jones benar :D, dan ada info lagi kalau spesies dengan warna putih itu juga lebih berbahaya daripada yang hitam lho..

Dalam progresnya Protein dalam bisa Kalajengking kuning raksasa dari Israel ternyata berpeluang untuk menyembuhkan tumor otak. A good news. More than that, gimana kalau kita tersengat kalajengking ? Menurut mas-mas yang suka mendaki semeru, bisa dg menggunakan asam dibleberin (bhs indonya apa ya ? :p) ke luka. atau dg membubuhkan serbuk lada dan minyak goreng pada luka. Hihihi
Lahh.. ini bukan review film deh.

Anyway, di next Indiana Jones, kayanya si Mutt nerusin sekolah lagi ya ?


kw : wiki, scorpions file


ReviewReviewReviewReviewResep Bahagia Hari IniNov 29, '07 10:33 PM
for everyone
Category:Other
Aku heran, kenapa bisa suka banget sama yang namanya Oseng - oseng tahu. Masakan ini begitu enak dan sederhana, setiap suapnya bisa mengalirkan kebahagiaan yang sederhana juga *nggambus*. Yang jelas makan oseng tahu ngga bisa dan ngga perlu disambi mikirin tugas negara, nilai saham beberapa perusahaan yang lagi anjlok di bursa, apalagi tentang dinamika quantum *halah*

Bayangkan aja tentang sesuatu yang lebih hakiki tentang esensi tahu dalam setiap kunyahan. Misalkan saja kalo ngga ada tahu di dunia ini, kebayang banyaknya orang yang patah hati, termasuk aku *hiperbola.co.jp*

Berhubung malu kalo setiap rikues masakan pasti oseng tahu lagi. Lagi-lagi oseng tahu... cape deeee
Akhirnya aku membuat resep oseng tahu, biar bisa masak sendiri dan ngga usah pake malu. Resep oseng tahu milikku ini terbuat dari adonan campuran gugling dan wikipedia (=baca : browsing) ;p

Ini dia resepnya :

Oseng-oseng Tahu

Bahan :
Tahu yang sudah digoreng (jgn terlalu coklat)
Wortel potong panjang halus
Sawi putih, iris halus
Kecambah
Gubis, iris halus
1 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis (penyedap)
100 ml kaldu
1/2 sdt garam
2 sdm minyak goreng

Bumbu Halus :
3 siung bawang putih, cincang halus
1/4 sdt merica (aku nggak pakai)

Cara membuat :
1. Panaskan minyak goreng
2. Masukkan bumbu halus sampai harum
3. masukkan wortel aduk hingga setengah layu
4. Tambahkan tahu yang telah digoreng, sawi putih, gubis, kecambah, kecap asin, kecap manis (penyedap), kaldu dan garam.
5. Aduk sampai semua bahan matang dan lalu angkat. siap disajikan untuk sarapan pagi, makan siang, makan malem bebas aja :D

Selamat Makannnn !!! **iket kepala pake pita nippon dan pegang kipas**


Category:Other
Semalem, pulang dari kantor ga ada kerjaan secara lg batuk males kemana-mana, iseng beberes buku yg lumayan berantakan. menata ulang dan membolak-balik halaman, tiba-tiba nemu kartu nama yang nyelip di sela-sela halaman. Tertulis disitu gede-gede "MABULIR"

Seketika anganku mengalami auto flashback ke enam tahunan yang lalu dalam sebuah book fair di Gd. Mandala Bhakti Wanitatama (Ini di Jokja, jd yang di Jakarta ga usah nyari2 :p).

Beruntung aku hari itu bisa ketemu dengan sosok H. Dauzan Farouk yang untuk selanjutnya lebih suka dipanggil Mbah Dauzan. Setelah ngubrul ngalor-ngidul almost about books, beliau memberiku sebuah kartu nama, yang menurutku begitu sederhana. Sebuah fotokopi kertas hvs kecil dengan ketikan Times New Roman mengejakan beberapa kata dan alamat, dilekatkan dg sebuah kertas karton (hiks, aku terharu menerimanya). Memang sederhana, tapi yang huruf-huruf yang tercetak adalah wujud cinta, kesetiaan dan dedikasi pada apa yang beliau perjuangkan.

MABULIR (Majalah dan Buku Keliling Bergilir) adalah taman bacaan yg beliau kelola selama hampir seluruh hidupnya dengan lebih dari 10.000 buku. Buku-buku ini dipinjamkan secara bergilir oleh beliau dengan menaiki sepeda ontelnya kepada para pembacanya yang sebagian besar adalah anak sekolah, mahasiswa, kuli pasar, tukang becak, bahkan sampai para napi yang ada di balik jeruji. Dan beliau tidak mengambil upah dari buku yang dipinjamkan, semua biaya operasional ditanggung dari dana pensiun beliau (hiks...terharu lagi).

Anyway, beliau tidak hanya meminjamkan buku saja, tapi juga membuka kajian dan pembelajaran (Klo aku lebih suka ngubrul2 ajah :D) bagi para pembacanya dibantu oleh karyawan beliau (baca:asisten) yang digaji.
Dedikasi beliau membawanya menuju ke berbagai award seperti Paramadina Award 2005, Nugra Jasadarma Pustaloka. But I think, ini bukan point utama yg beliau harapkan.

Quotenya, beliau telah menjadi seorang yang kaya dengan membagikan apa yang bisa dia beri secara bersahaja, tulus dan tanpa pamrih, yang udah semakin langka dan mahal :)

Mbah Dauzan apa kabarnya yah ?

------------------------------
ref n pic diambil dari www.rumahdunia.net



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.